Rabu, Maret 3Barru dalam Genggaman
Shadow

MK Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Barru yang Diajukan Paslon No 1 dan 3

RADARBARRU.COM – Majelis hakim Mahkamah Konstitusi menolak permohonan sengketa hasil pilkada Barru yang diajukan pasangan calon Bupati dan Calon wakil Bupati no urut 3 Malkan Amin – Andi Salahuddin Rum dan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati no urut 1 Mudassir Hasri Gani dan Aksah Kasim.

Dengan demikian, MK tidak melanjutkan proses sidang sengketa pilkada tersebut.

Putusan nomor 92/PHP,BUP./XIX/2021 tersebut disampaikan Ketua Majelis Hakim Anwar Usman dalam sidang putusan sela secara daring, Rabu (17/2/2021) siang.

“Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” kata Anwar Usman, saat membacakan putusan pilkada barru.

Salah satu pertimbangan majelis hakim, selisih perolehan suara antara pemohon dengan termohon melebihi presentase yang disyaratkan Pasal 158 Ayat 2 huruf d Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

Sekedar diketahui perolehan suara perolehan Suardi Saleh-Aska Mappe, 46.30% Suara.

Pasangan berjargon SS Suardi Saleh Aska Mappe ini unggul dari pasangan Malkan Amin dan Andi Salahuddin Rum no urut 3, yang hanya memperoleh 33.94% Suara.

Sementara diposisi ketiga, ada pasangan nomor urut 1, Mudassir Hasri Gani dan Aksa Kasim dengan perolehan 19.76% Suara.

Pilkada Barru 2020 diikuti tiga pasangan calon bupati barru no urut 1 Mudassir-Aksa Kasim, calon bupati Suardi Saleh-Aska Mappe, dan Malkan Amin dan Andi Salahuddin Rum.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *