Sabtu, Maret 6Barru dalam Genggaman
Shadow

Bupati Suardi Saleh Tak Disuntik Vaksin Corona karena Tak Penuhi Syarat

FOTO: Bupati Suardi Saleh saat pendaftaran vaksinasi

RADARBARRU.COM – Bupati Suardi Saleh tidak divaksin virus Corona atau COVID-19 karena faktor usia. Sedangkan Kapolres Barru AKBP Liliek, orang pertama, dan orang kedua adalah Sekda Barru Dr Abustan, disusul Camat Barru, merupakan orang yang menerima vaksin Corona di Kabupaten Barru.

“Umur saya ini sudah 64 tahun sehingga tidak penuhi syarat untuk di vaksin,” kata Bupati Suardi Saleh, saat pendaftar pencanangan vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Padongko, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Senin (01/02/2021).

Untuk diketahui, vaksin Corona dibatasi pada rentang usia 18 hingga 59 tahun yang merupakan kelompok usia paling banyak terpapar virus Corona. Kelompok usia tersebut menjadi target awal vaksinasi di Indonesia.

Bupati Suardi Saleh melanjutkan, dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mempersiapkan pencanangan vaksin Corona. Menurutnya, vaksinasi yang dilangsungkan tersebut dalam rangka menciptakan herd immunity atau kekebalan kolektif.

“Terima kasih kepada semua pihak, utamanya Dinkes dan RSUD Barru yang telah mempersiapkan pencanangan vaksinasi COVID-19 ini dengan baik. Kita mulai vaksinasi ini dalam rangka menciptakan herd immunity atau kekebalan kolektif,” ujar Suardi Saleh.

Bupati Suardi Saleh, mengatakan tujuan vaksinasi untuk memberikan kekebalan tubuh terhadap infeksi COVID-19. Namun demikian, Suardi Saleh mengingatkan vaksin bukan satu-satu caranya untuk mencegah virus tersebut. Meski sudah divaksin, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Vaksinasi tidak segala-galanya, ini usaha pemerintah untuk mencegah, tapi protokol kesehatan tetap berlaku ketat, jangan lengah,” imbuhnya.

Adapun para pejabat yang disuntik di antaranya, Bupati Barru, Wakil Bupati Barru, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri. Kepala Kepolisian Resort. Ketua Pengadilan Agama. Ketua Pengadilan Negeri.

Selain itu, tiga orang Staf Ahli Bupati, 7 orang Camat. Terdapat pula nama Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD. Yang mewakili tokoh Agama, tokoh Masyarakat. Ketua PC. NU. Ketua PC. Muhammadiyah dan 6 orang dari relawan Satgas Covid-19.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *