Sabtu, Mei 15Barru dalam Genggaman
Shadow

Supriansa Minta Kapolri Tindak Tegas Pelaku Rasisme di Republik Ini

RADARBARRU.COM – Cuitan Permadi Arya alias Abu Janda yang enteng menghina bekas anggota Komnas HAM Natalius Pigai, dengan sentimen ras, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Atas unggahan ujaran rasial, Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa berharap siapapun pelakunya agar segera diproses secara hukum.

“Saya berharap kepada Kapolri untuk menginstruksikan kepada Kapolda, Kapolres atau jajarannya di seluruh Indonesia untuk memproses hukum siapapun pelaku rasis tanpa pandang bulu,” kata Supriansa, dikutif detik.com, Sabtu (30/01/2021).

Ia menilai aparat penegak hukum harus memperlihatkan sikap profesionalnya dalam bertindak. Dalam konteks perlakuan rasis yang meresahkan publik ini, kata Supriansa, harus ditindak sesuai aturan hukum yang ada. “Sedih rasanya jika manusia dihina hanya karena ras,” ujarnya.

Supri (begitu nama Supriansa biasa disebut) meminta kepada Kapolri agar memberikan rasa keadilan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa siapapun yang melakukan pelecehan ras atau rasis harus ditindaki secara hukum. “Siapapun dia,” tegasnya.

Terkait pelcehan rasis yang dilakukan Abu Janda, kata dia, harus dijadikan pelajaran bagi masyarakat, bahwa bersikap rasis kepada sesama manusia itu adalah perbuatan yang bermoral rendah dan itu wajib diproses secara hukum.

“Ini juga menjadi pelajaran bagi masyarakat jangan seenaknya bertindak kepada orang lain apalagi itu menyerempet ke soal rasis,” ucapnya
Sebelumnya,

Abu Janda dipolisikan terkait cuitan ‘evolusi’ yang diduga sebagai bentuk rasisme kepada Natalius Pigai. Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim oleh Haris Pertama dengan nomor: LP/B/0052/I/2021/Bareskrim pada Kamis 28 Januari 2021.

Abu Janda dilaporkan atas dugaan melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto Pasal 27 ayat (3) dan/atau Pasal 45 A ayat (2) juncto Pasal 25 ayat (2) dan/atau Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kebencian atau Permusuhan Individu dan/atau Antargolongan (SARA), Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP.

Dalam kesempatan berbeda, Abu Janda mengklarifikasi bahwa cuitannya itu bukan rasial. Abu Janda menyebut laporan Haris Pertama bersifat asumtif.

“Jadi mereka berasumsi bahwa saya ini rasis. Padahal kalau dari kalimatnya nggak ada, pertama konteksnya bukan menyatakan, tapi bertanya,” kata Abu Janda mengelak.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *