Jumat, Maret 5Barru dalam Genggaman
Shadow

Kadis Pertanian Sebut, Barru Masuk Produktifitas Pertanian yang Membanggakan di Sulsel

FOTO: Kadis Pertanian Barru Ir.Rahmat

RADAR BARRU.COM – Produktifitas Pertanian Kabupaten Barru menduduki posisi tertinggi dari 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan, berdasarkan hasil rilis BPS Sulsel di triwulan ke 4. Sedangkan rilis BPS di triwulan ke 3, Barru termasuk dalam 6 Kabupaten tertinggi produksi Padi pada 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad menyebutkan, pencapaian produktifitas pertanian Kabupaten Barru berada diposisi tertinggi di Sulsel, berdasarkan rilis BPS di triwulan ke empat, yaitu 61,08 Ku/Ha. Dan berdasarkan angka sementara rilis BPS Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa, produksi Padi di Kabupaten Barru mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan, dimana Barru saat ini, berada di posisi 6 tertinggi produksi Padi pada 24 kabupaten/kota di di Sulsel.

“Ini dapat dilihat dari capain dan gambaran produksi pertanian di Kabupaten Barru, pada tahun 2019 dan tahun 2020. Produksi padi pada tahun 2020, di Kabupaten Barru sebanyak 132.097 ton dengan produktifitas 6,11 ton/Ha dan realisasi tanam seluas 24.126 Ha atau meningkat 1,76% bila dibandingkan pada tahun 2019, yang hanya 129.810 ton dengan produktifitas 5,83 ton/Ha,” terang Ir. Ahmad pada Ahad (24/1/2021).

Kata Ahmad, untuk komoditi tanaman Palawija seperti Jagung, Kacang Tanah dan Ubi Kayu juga mengalami peningkatan luas tanam, kecuali Kacang Hijau dan Ubi Jalar.

“Hal ini dapat dilihat pada realisasi pertanaman Jagung seluas 1472 Ha (124,32%), Kacang Tanah seluas 2626 Ha (128,79%), Ubi Kayu seluas 356 Ha (160,36%), Kacang Hijau seluas 18 Ha (43,90%) dan Ubi Jalar seluas 167 Ha (79,90%),” ungkapnya.

Ahmad berharap, pada musim tanam 2020-2021 ini, cuaca dapat lebih bersahabat bagi Petani. Apalagi pada masa Pandemi Covid19 ini, Petani harus lebih waspada dan mengikuti protokol kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *