Minggu, Juni 20Barru dalam Genggaman
Shadow

Daftar PKH BLT Ibu Hamil dan Balita Secara Online, Emang Bisa? Cek di Sini Detailnya

FOTO: Ilustari bantuan BLT

RADARBARRU.COM— Ibu hamil dan balita akan kembali mendapat PKH BLT ibu hamil dan balita di tahun 2021 dengan total dana Rp 3 juta.

Selain ibu hamil dan balita, terdapat juga 5 kategori lain dalam pembagian PKH yakni:

Pendidikan anak SD/Sederajat;
SMP/Sederajat;
SMA/Sederajat;
Penyandang disabilitas berat dan lanjut usia.
BLT ini terbagi menjadi 4 kali pembagian yakni pada Januari, April, Juli dan Oktober 2021.

Selanjutnya, dana PKH hanya diberikan pada penerima yang terdaftar dalam https://dtks.kemensos.go.id.

PKH BLT ibu hamil dan balita daftar online, apakah bisa?
Tidak ada pendaftaran secara online.

Hanya ada pendaftaran offline dengan cara datang ke desa dan kelurahan setempat dengan membawa identitas diri berupa KTP dan KK.

Kemudian, berdasarkan informasi dari Indonesia.go.id, mekanisme online hanya ada pada pengecekan data penerima PKH BLT ibu hamil dan balita serta kelompok penerima lain.

Pengecekan dapat melalui laman https://dtks. kemensos.go.id/ dengan cara memasukkan NIK penerima manfaat.

Berikut cara daftar PKH BLT ibu hamil dan balita:

Seperti prosedur bantuan lainnya, untuk mendapatkan dana bantuan tersebut ibu hamil wajib memiliki Kartu Perlindungan Sosial.

Apabila belum memiliki KPS, kemudian Bunda bisa telebih mengajukan permohonan kepada RT/RW lalu disampaikan ke kelurahan. Nah, di sini akan diputuskan apakah Bunda berhak memperoleh KPS.

Apabila Bunda memang layak mendapatkan dana bantuan maka Kepala Desa akan melaporkan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.

Setelah prosedur tersebut terpenuhi, Bunda bisa menerima kartu PKH dan mengambil haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Syarat dan pembatasan penerima PKH BLT Ibu Hamil dan Balita
Kemudian, dalam penyaluran dana ini Kemensos memberikan batasan pada suatu keluarga yang terdapat ibu hamil, pelajar, lansia, atau disabilitas.

Penghitungan PKH BLT maksimal empat orang dalam satu keluarga.

Pembatasan penghitungan ini juga tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jaminan Sosial Keluarga tentang Indeks Bantuan Sosial.

Berikut rincian besaran bantuannya:

Ibu hamil/nifas maksimal kehamilan kedua di dalam keluarga PKH
Maksimal terdapat dua anak usia dini di dalam keluarga PKH
Untuk SD/sederajat terdapat sebanyak-banyaknya 1 anak dalam keluarga PKH
Sebanyak-banyaknya 1 anak usia sekolah SMP/sederajat dalam keluarga PKH.

Anak usia sekolah SMA/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH.

Lanjut usia dengan usia 70 tahun atau lebih dari 70 tahun sebanyak- banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH
Penyandang disabilitas berat sebanyak-banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH.

Apabila dalam suatu keluarga ada banyak anak dengan kategori usia yang berbeda-beda, anak usia dini akan menjadi prioritas.

Sekadar informasi, dana PKH BLT ibu hamil dan balita dan kelompok lain tidak akan mendapat potongan sepeserpun.

Bantuan disalurkan dari pemerintah untuk penerima melalui rekening bank.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *