Senin, Desember 6Barru dalam Genggaman
Shadow

Kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Barru di BBWS Pompengan Jeneberang

RADAR BARRU. COM–Kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Barru di BBWS Pompengan Jeneberang
BBWS Pompengan Jeneberang menerima kedatangan Wakil Anggota DPRD Kabupaten Barru, bertempat di ruang rapat BBWS Pompengan Jeneberang, Jumat (7/02/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka Silaturahmi sekaligus berkoordinasi dan konsultasi beberapa infrastruktur sumber daya air yang ada di Kabupaten Barru, seperti halnya pembangunan Tanggul Penahan Banjir dan Bangunan Abrasi Pantai yang ada di Kabupaten Barru.

A.F.K. Majid, ST selaku Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Barru mengatakan “Sebelum mengagendakan pertemuan dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, 25 anggota DPRD Kabupaten Barru melakukan kunjungan lapangan ke Dapil masing-masing untuk melihat secara langsung permasalahan yang ada di Kabupaten Barru dan menyerap aspirasi masyarakat khususnya yang ada di bantaran sungai, seperti sungai Kiru-Kiru yang salah satu sisinya terkena abrasi dan sisi lainya terjadi sedimentasi yang menjadi persoalan disisi yang terjadi abrasi terdapat masyarakat yang bermukim bahkan ada 5 rumah yang sudah dibongkar dan penghuninya mengungsi ke rumah keluarga”

“Kemudian disisi lain aliran sungai Kiru-Kiru ada yang memotong jalan provinsi dan sudah terjadi abrasi yang memakan bahu jalan sehingga tiang listrik yang ada dibahu jalan jatuh kesungai”.

Syamsul Rijal,S.Pd dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan “Kami didorong oleh Masyarakat untuk datang kesini menyampaikan apa yang sesungguhnya terjadi, bahwa kita ketahui bersama isu banjir itu sudah menjadi isu nasional dan kepedulian terhadap banjir tidak boleh ditunda, banjir punya daya rusak yang luar biasa terhadap infrastruktur, seperti halnya jalan Desa yang baru dibangun itu sudah rusak lagi, dan masih banyak infrastruktur yang lain rusak akibat banjir”

Menyikapi Aspirasi Masyarakat Kabupaten Barru yang disampaikan oleh para Anggota DPRD Kabupaten Barru, Ir. Suparji,S.ST.MT selaku Kepala Balai BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan ”bahwa sama-sama kita ketahui penyebab banjir ada dua yaitu antara lain pendangkalan dan penyempitan sungai, perlu kita ketahui bersama program itu tidak serta merta harus sekarang, tentu ada aturan atau tahapan yang harus kita lalui dan berjenjang seperti halnya harus masuk di E-Programing dan Renstra.

Banjir adalah permasalahan kita bersama, mari kita atasi bersama-sama kalau butuh Rekomendasi Teknis kami siap membantu, untuk Kabupaten Barru sendiri kita sudah punya program dalam mengatasi kekeringan akan dibangun Sumur Bor sebanyak (3) tiga titik yang menggunakan teknologi solar cell sehingga sudah tidak ada biaya yang ditanggung oleh masyrakat”

“Kami juga akan membangun intake air baku dan bangunan abrasi pantai yang sudah dimasukkan didalam rencana tahun 2021 tapi tentunya kami hanya merekam dulu, tentunya akan kita survey kelapangan dulu dan yang belum ada desainya kita desain dulu karna kita tidak berani melakukan kegiatan tanpa ada desain.(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *