Minggu, Maret 7Barru dalam Genggaman
Shadow

Reses Komisi IX DPR RI: Sosialisasikan Obat Tradisional, Pangan dan Komestik di Barru

Anggota DPR RI drg Hasnah Mars gelar Reses di barru

RADAR BARRU–Anggota Komisi IX DPR RI Dapil II dari Partai Nasdem menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan obat dan makanan.

Acara sosialisasi digelar dalam rangka reses Anggota DPR di gelar digedung Ponpes DDI Takkalasi lantai 2, Kelurahan Takalassi, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulsel, Rabu (11/11/2020) siang.

Para peserta tampak sangat antusias mendengar pemaparan materi yang disampaikan anggota DPR RI dari Dapil II Sulsel tersebut

Anggota Komisi IX DPR RI dr Hasnah Syam, Mars mengatakan, sosialisasi diikuti oleh masyarakat, pengusaha kecil makanan yang memang sangat terkait dengan materi hari ini.

“Kita menyampaikan pengolahan obat dan makanan yang tentunya aman bagi para konsumennya,” ucapnya.

Ahamdulillah dari peserta yang ada memberikan pertanyaan dan masukan yang bagus terhadap kita, khususnya BPOM. Tentunya sangat luar biasa yang biasanya kita sosialisasi sebagian besar di kota tapi kita sekarang masuk ke perdesaan,” ujarnya.

“Karena memang sekarang ini produksi makanan termasuk industri rumah tangga dan sebagainya sudah banyak di perdesaan UMKM juga banyak.Sehingga kami ingin menyampaikan kepada mereka terutama yang terlibat langsung dengan pengawasan oleh BPOM,”imbuhnya.

Hasnah Syam Mars mengajak, kepada orang tua masing-masing ikut menjaga. “Selain itu juga kami pesan kepada pemerintah daerah khususnya Dinas Kesehatan juga bisa bekerja sama dengan BPOM,” imbuhnya.

Dengan begitu, lanjutnya, untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para penjual atau pedagang makanan atau jajanan yang ada di lingkungan sekolah. Supaya produsen juga tahu mana yang diproduksi yang aman bagi kesehatan para konsumennya,” pungkasbya dr Hasnah Syam.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala BPOM, Sulsel, Kadis Kesehatan Barru, Camat Barru, serta tamu yang hadir sekitar 100 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *