Jumat, Juni 18Barru dalam Genggaman
Shadow

Edward: Warga yang Tolak Vaksin Covid-19 Bisa Dipidana Dan Denda

RADAR BARRU.COM– Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Edward Omar Sharif Hiariej mengungkapkan sanksi bagi warga yang menolak vaksin Covid-19.

Menurut Edward, jika vaksin wajib maka untuk warga negara yang tidak mau bisa terkena sanksi pidana.

“Bisa denda, bisa penjara, bisa kedua-duanya,” ucapnya, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senin (11/1/2021).

Lebih lanjut Edward menegaskan bahwa sanksi tersebut mengacu pada Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pasal 93, setiap orang yang tidak mematuhi atau menghalangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan bisa dipidana penjara paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp100 juta.

Kendati demikian, Edward mengatakan bahwa sanksi pidana tersebut menjadi sarana terakhir setelah penegakan hukum lain tidak berfungsi.

Kemudian, Edward mengatakan pemerintah dan tenaga medis dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksin Covid-19.

“Sosialisasi dari dokter, tenaga medis, itu penting untuk menciptakan kesadaran masyarakat,” tuturnya.

Menurut Edward, melalui sosialisasi tersebut kesadaran masyarakat terkait pentingnya vaksin Covid-19 akan timbul.


Dengan demikian, pemerintah tidak perlu melakukan upaya penegakan hukum dengan konteks pidana.(*)

Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *