Senin, Mei 17Barru dalam Genggaman
Shadow

Ini Syarat Dapatkan BLT Ibu Hamil Rp3 Juta

RADAR BARRU.COM – Pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) periode tahun 2021 dalam rangka meringankan dampak penyebaran Covid-19.

Berbeda dengan bansos sebelumnya, kali ini penerima program akan langsung menerima uang tanpa perantara atau dapat pula melalui transfer bank ke rekening penerima.

Berdasarkan informasi yang ada, ibu hamil hingga balita akan mendapatkan dana bansos berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH) dengan total mencapai Rp6 juta setahun mulai tahun ini.

Rinciannya, BLT ibu hamil Rp3 juta dan BLT balita usia 0-6 tahun sebesar Rp3 juta dalam setahun.

Penyaluran BLT ibu hamil dan balita tersebut terbagi menjadi 4 kali masa pencairan yakni pada Bulan Januari, April, Juli dan Oktober dalam kurun waktu satu tahun.

Sementara itu, pengambilan dana BLT sendiri dapat melalui Bank BUMN rujukan pemerintah yakni di antaranya adalah BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Namun untuk dapat mengambil dana BLT ibu hamil dan balita terdapat beberapa syarat.

Sebagaimana dikutip dari okefinance, Selasa (12/1/2021), adapula cara mendapatkan BLT tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Seperti prosedur bantuan lainnya, untuk mendapatkan dana bantuan tersebut ibu hamil wajib memiliki Kartu Perlindungan Sosial.
  2. Apabila belum memiliki KPS, Bunda bisa telebih mengajukan permohonan kepada RT/RW lalu disampaikan ke kelurahan. Nah, di sini akan diputuskan apakah Bunda berhak memperoleh KPS.
  3. Apabila Bunda memang layak mendapatkan dana bantuan maka Kepala Desa aka melaporkan ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.
  4. Setelah prosedur tersebut terpenuhi, Bunda bisa menerima kartu PKH dan mengambil haknya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tak berhenti di situ, setelah menerima bantuan ada aturan yang tetap wajib Bunda penuhi di antaranya:

  1. Selama kehamilan, Bunda wajib melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan selama 4 kali, yakni pada usia kehamilan 0-3 bulan, usia 4-6 bulan dan dua kali di usia kehamilan 7-9 bulan.
  2. Pada masa pemeriksaan Bunda akan mendapatkan suplemen vitamin untuk menjaga kesehatan Bunda dan bayi kandungan.
  3. Apabila Bunda melahirkan wajib memperoleh pertolongan di fasilitas kesehatan.
  4. Di masa nifas Bunda juga wajib melakukan pemeriksaan hingga memperoleh layanan KB pasca persalinan. Setidaknya 3 kali pada minggu pertama, keempat dan keenam setelah Bunda melahirkan.

Sebagai catatan, beberapa kewajiban di atas bersifat wajib bagi ibu hamil yang mendapatkan fasilitas PKH, tidak bersifat opsional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *