Rabu, September 22Barru dalam Genggaman
Shadow

Founder K-Apel Serahkan Buku Keduanya

RADAR BARRU.COM–Founder Komunitas Anak Pelangi (K-Apel), Rahman Rumaday, Senin (04/01) menyerahkan buku keduanya yang berjudul “Green Tea dan Bunga : Spiritualitas, Cinta dan Bunga” kepada Dinas Perpustakaan Kota Makassar sebagai bentuk kesadaran penulis ikut mengembangkan koleksi perpustakaan dan melestarikan karya tulisnya di perpustakaan. Buku tersebut diterima langsung oleh Pustakawan, Tulus Wulan Juni di ruang kerjanya.

Rahman Rumuday atau yang akrab di sapa Kak Maman ini sangat aktif dalam mengembangkan Komunitas Anak di Kota Makassar. Ditengah kesibukannya tersebut ia mulai membukukan karya tulisnya secara perlahan. Buku pertamanya yang berjudul Perpustakaan Lorong, Kelurahan Parang Tambung yang diambil dari skripsinya telah terbit dan sukses dibedah di bulan Juli 2020.

Buku kedua pun menyusul di awal tahun ini yang merupakan kumpulan dari tulisannya di dinding Facebook. Bahkan buku ketiganya telah berada di tangan editor. ‘Ini buku kedua saya pak, buku ketiga juga mau terbit dan sudah ditangan editor,’ ungkapnya.

Buku berjudul Green Tea dan Bunga ini berisi tiga bagian. Bagian pertama tentang spiritualitas yang banyak berisi sikap dan pandangan hidup penulis. Ada 48 tulisan di bagian pertama ini. Beberapa tulisan yang menarik diantaranya ; Penyakit Nanti, Takut Menikah, Tapi Berani Pacaran Tanya, Kenapa ?, Hati-hati dengan hati. Bagian kedua tentang Cinta yang berisi 36 tulisan.

Beberapa tulisan yang menarik diantaranya ; Perempuan Ibarat Bunga, Cinta itu dinikahi bukan dipacari, Segelasl Green Tea dan Bunga dan yang lainnya. Bagian ketiga tentang kepedulian yang berisi 32 tulisan seperti tulisan tentang berbagi, Lakukan yang terbaik dan Kekuatan Pemuda.

Pustakawan, Tulus Wulan Juni sangat senang atas kesadaran yang tinggi dari beberapa penulis dan penerbit untuk menyerahkan hasil karyanya ke Perpustakaan Kota Makassar walaupun dalam UU No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam kewajiban Penerbit hanya menyerahkan 2 exemplar setiap judul ke Perpustakaan Nasional RI dan 1 exemplar setiap judul Perpustakaan Provinsi.

Namun kami tetap juga diharapkan penerbit maupun penulis dapat juga memberikan hasil karyanya ke perpustakaan dimana ia berdomisili sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian koleksi lokal (local conten) di Perpustakaan dan salah satu memberikan konstribusi dalam pengembangan perpustakaan didaerahnya.

Dinas Perpustakaan Kota Makassar selalu ingin lebih dekat dan bersahabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *