Rabu, September 22Barru dalam Genggaman
Shadow

Pangdam XII/TPR Tinjau Penyiapan Lahan Food Estate Komoditi Singkong di Gunung Mas

RADAR BARRU.COM – Masih dalam rangka kunjungan kerjanya, Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad meninjau lokasi Food Estate di Kalimantan Tengah. Kali ini peninjauan dilaksanakan di calon area BCLS (Badan Cadangan Logistik Strategis) lahan komoditi Singkong, Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas.

Hal ini disampaikan Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., melalui rilisnya pada hari ini di Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Disampaikan juga oleh Kapendam, turut serta dalam peninjauan, Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Dedi dan Danrem 102/Pjg, Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong. Serta didampingi oleh Asintel Kasdam XII/Tpr, Asops Kasdam XII/Tpr, Kabekangdam XII/Tpr, PJU Korem 102/Pjg dan Polda Kalteng serta Dandim 1016/Plk.

Kedatangan Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad beserta rombongan di lokasi disambut oleh Wakil Bupati Gumas, Kapolres Gumas, Kasdim 1016/Plk, Project Manager BCLS Bapak Yusa, Kepala Pengendali Kualitas Pertumbuhan Singkong BCLS, Prof. Ahmad Subagio
serta unsur Forkopimda Kab. Gumas lainnya.

“Pangdam serta rombongan meninjau lahan seluas 30 hektare yang rencananya akan ditanami tanaman singkong sebagai pendukung program food estate,” ujar Kapendam.

Untuk saat ini, kata Kapendam, Kemenhan selaku leading sector untuk tanaman singkong, sedang melakukan penyiapan lahan meliputi land clearing dan pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.

Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., mengungkapkan, program penanaman singkong ini adalah program yang strategis untuk menjadi logisitik cadangan pangan negara. Dan tidak menutup kemungkinan singkong ini kedepannya bisa setara dengan gandum yang saat ini banyak dikonsumsi.

“Singkong ini sangat mudah untuk dibudidayakan, sehingga pemerintah mengembangkannya menjadi salah satu cadangan pangan strategis. Program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena kedepan juga akan dibangun industri pengolahan singkong, yang tentunya akan membuka lapangan pekerjaan dan dapat menjadi contoh kepada masyarakat untuk bertanam singkong,” tutup Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos.

(Pendam XII/Tpr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *